interaksi dan visi komunitas manusia

Sempat tercerahkan kemarin, ketika kumpul dengan pasukan lab embedded. Memang bukan saatnya untuk memikirkan diri sendiri saat ini, bahkan memang seharusnya tidak perlu kita memikirkan diri sendiri. 

Ketika individu memasuki sebuah komunitas yang pasti dan seharusnya memiliki visi yang sama, kemudian mereka ditanyakan mengenai apa tujuan mereka bergabung di komunitas tersebut, umumnya dan kebanyakan dijawab dengan pernyataan sederhana yang menguntungkan individu. “Untuk mencari pengalaman, Kak”, atau, “untuk modal awal dunia pekerjaan, Kak”, dan pernyataan macam lain yang berporos pada individu itu sendiri.

Padahal sudah tersirat dan tersurat dari kata “komunitas” itu sendiri. Sebuah perkumpulan / kelompok orang yang berada pada satu tempat dan waktu yang sama, yang saling berinteraksi satu sama lain didalamnya dan pada akhirnya memiliki tujuan yang sama pula. Saya kira pengertian komunitas dalam pelajaran biologi pun demikian, tidak lepas dari kata waktu, tempat, interaksi, dan tujuan. 

Dalam tulisan ini saya tidak akan menekankan mengenai waktu dan tempat, melainkan interaksi dan tujuan. Mungkin memang pada kenyataannya, individu yang memasuki komunitas itu memiliki visinya masing-masing yang beragam perbedaannya. Namun di dalam komunitas itu sendiri pastilah terjadi suatu interaksi yang berkesinambungan. Individu-Individu tersebut berinteraksi menyatakan visi mereka, kemudian dicarilah titik tengahnya, dan terbentuklah visi komunitas tersebut. Satu mencakup keseluruhan. Dan alangkah indahnya kalau visi tersebut bukan lagi berporos pada individu, tetapi berporos pada lingkungan sekitar. Sudah cukup banyak individu di dalam komunitas yang berporos pada diri sendiri dalam visinya, dan akhirnya menghancurkan lingkungan sekitar, bahkan komunitasnya sendiri pun hancur karenanya. 

Mungkin itu sebabnya mengapa disebut “komunitas”, bukan “populasi”, karena populasi itu adalah kumpulan yang sejenis (visinya) sedangkan komunitas kumpulan berbagai jenis (visi). Yang berbeda dari komunitas yang kita bahas ini adalah komunitas yang memiliki poros visi di lingkungan sekitar, bukan berpusat kepentingan individu atau komunitas semata. Tidak akan pernah 100% sama antara hewan dan manusia. Komunitas hewan untuk bertahan hidup, komunitas manusia harusnya bukan lagi bertahan, melainkan memberikan hidup.

View text
  • 1 day ago
  • 3

Een leidersweg is een lijdensweg, Leiden is lijden.

Mr. Kasman Singodimedjo.
"Jalan seorang pemimpin adalah jalan penderitaan, memimpin adalah menderita." (via alfipangest)
View quote
  • 3 days ago
  • 1

santunmu layaknya ombak menyeretku pada daratan kebaikan

View quote
  • 6 days ago
  • 1
View photo
  • 1 week ago
  • 12

yang terkenang bisa terlupa.. yang tertulis bisa terbaca lagi..

View quote
  • 1 week ago
  • 9

satu bulan pertama.. masih kaku.. smoga kedepannya menjadi lebih baik lagi.. 

View text
  • #KAGAKU-at
  • 2 weeks ago

tanah menjadi tempat untuk menanam stroberi.. tetapi manusia yang menikmati hasil.. begitu rantainya..

View text
  • #strawberry's story
  • 2 weeks ago
View photo
  • 2 weeks ago
  • 21984

Rindu masa tanpa fleksibilitas…
Rindu masa menggunakan sms..
Rindu dimana arus informasi tak sebegitu realtimenya..
Rindu berbincang..
Rindu bertatap muka..

View quote
  • #rindu
  • 2 weeks ago
  • 1
View photo
  • 3 weeks ago
  • 1
x